Perjalananku

AKU

Tinggalkan komentar

Kalau sampai waktuku
‘Ku mau tak seorang kan merayu, Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang, Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku, Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak perduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi

(Chairil Anwar, :Maret 1943)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s